Scroll untuk baca artikel atau klik (x)
ACEH TAMIANGPemerintah

Santunan Anak Yatim dan Ceramah Agama Menjadi Puncak Peringatan Tahun Baru Hijriah 1447 H di  Kampung Sriwijaya

282
×

Santunan Anak Yatim dan Ceramah Agama Menjadi Puncak Peringatan Tahun Baru Hijriah 1447 H di  Kampung Sriwijaya

Sebarkan artikel ini

0:00

Soft News.

Aceh Tamiang – siaga0724.com: Dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1447 H, Kampung (Desa *Red) Sriwijaya, Kecamatan Kota Kualasimpang Kabupaten Aceh Tamiang, laksanakan kegiatan Ceramah Agama di halaman depan masjid Al-Ikhlas Kampung Sriwijaya, Selasa malam (08/07/2025).

Sebelumnya, Minggu, 6/07 juga telah dilaksanakan kegiatan amal yang lain yakni penyantunan anak yatim dan piatu sebanyak 42 orang dengan besaran santunan sebesar Rp. 400.000,- per orang/anak.

“Sumber dana diperoleh dari sumbangan warga kampung Sriwijaya yang diambil dari tabungan amal anak yatim,” sebut Alhamin Nasution, MA selaku Khatib di Masjid Al-Ikhlas itu.

Ditambahkannya, acara penyantunan anak yatim tersebut dihadiri dan dilaksanakan oleh para pemuka kampung Sriwijaya terdiri dari Datok Penghulu (Kepala Desa *Red) Sriwijaya, Ketua MDSK dan BKM masjid Al-Ikhlas. “Harapan kita dengan kegiatan penyantunan anak yatim itu, dapatlah meringankan beban orang tua untuk meningkatkan pendidikan anak-anaknya di tahun ajaran ini,” terangnya kepada awak media ini.

Pada acara puncak malam ceramah itu, Datok Penghulu, dalam sambutannya yang disampaikan oleh  Muslim, S.Ag selaku Imam Kampung. Dia menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kampung Sriwijaya.

“Terima kasih kami sampaikan, atas nama Datok Penghulu, perangkat kampung dan seluruh Panitia Perayaan Hari Besar Islam Kampung Sriwijaya, kepada seluruh warga masyarakat Kampung Sriwijaya yang telah memberikan sedekahnya, sehingga kegiatan peringatan Tahun Baru Islam 1447 H di Kampung Sriwijaya dapat dilaksanakan pada tahun ini,” ucap Muslim dalam kata sambutannya.

Dalam ceramahnya, Ustadz Mustakim, S,UD, MH, menyebutkan bahwa sejarah penting yang perlu diingat oleh umat Islam ada tiga, yakni hari lahirnya Nabi Muhammad SAW, hari Isra’ Mi’raj dan hari Hijrahnya Nabi Muhammad  SAW dari Mekkah ke Madinah yang dijadikan sebagai dasar penghitungan tahun Hijjriah.

Baca Juga  Bupati Armia Hadiri Pembukaan Manasik Haji 1447 H Aceh Tamiang

“Dalam bulan Muharram sebagai bulan awal dalam Tahun Hijjriah terutamanya pada tanggal 10 Muharram banyak terjadi peristiwa besar dalam sejarah Islam yang perlu untuk dijadikan sebagai pelajaran dalam kehidupan kita sehari-hari. Diantara berbagai sejarah yang menjadi catatan penting adalah diterimanya taubat Nabi Adam. AS, sembuhnya Nabi Aiyub. AS dari penyakit yang menahun, keluarnya Nabi Yunus. AS dari perut ikan paus, diselamatkan oleh Allah SWT Nabi Ibrahim. AS dari pembakaran oleh Raja Namruz, kemudian Nabi Musa diselamatkan oleh SWT dari kejaran Fir’un,” sebut Ustadz dalam ceramahnya yang penuh energik.

Lebih lanjut diterangkan, hendaknya dengan momentum tahun baru Islam tahun ini dapat dijadikan motivasi bagi umat Islam untuk berubah dari hal-hal yang tidak baik kepada yang baik sebagaimana tuntunan ajaran Islam.

Ceramah Agama yang diisi oleh Ustadz Mustakim, S.UD, MH tersebut dilaksanakan oleh PHBI Kampung Sriwijaya merupakan puncak kegiatan dalam memperingati Tahun Baru 1447 H. Mendapat sambutan yang meriah dari warga Kampung Sriwijaya. Terlihat ratusan warga yang terdiri dari para pemuda, tokoh masyarakat, tokoh agama dan anak-anak berkumpul di halaman masjid Al-Ikhlas. Mereka  dengan penuh hikmat mendengarkan ceramah agama yang disampaikan oleh Ustadz Mustakim saat itu.

Tampak juga hadir pada kegiatan itu, Datok Penghulu Sriwijaya, Babinsa Sriwijaya, Imam Masjid, Khatib Masjid, MDSK, tamu undangan dan masyarakat Sriwijaya.


Liputan: (Fahkrul Razi/Redaksi)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *