Scroll untuk baca artikel atau klik (x)
ACEH TENGAHPemerintah

Pembangunan di Desa Berawang Gading diduga Tidak Tepat Sasaran, dan Dikerjakan Asal-Asalan.

153
×

Pembangunan di Desa Berawang Gading diduga Tidak Tepat Sasaran, dan Dikerjakan Asal-Asalan.

Sebarkan artikel ini

0:00

Straight News:

ACEH TENGAH – siaga0724.com:

Masih juga terdapat pembangunan yang memakai anggaran dari Dana Desa yang pengerjaannya diduga asala-asalan dan tidak tepat sasaran, Jumat (12/09/2025).

Salah satunya Kampung (Desa *Red) Berawang Gading Kecamatan Celala Kabupaten Aceh Tengah, yaitu masalah pembangunan jalan Rabat Beton, dimana jalan Rabat Beton tersebut di bangun diluar Desa Berawang Gading.

Dari pengakuan warga yang tidak ingin disebutkan namanya menjelaskan,” Jalan Rabat Beton itu di bangun di luar Desa Berawang Gading, dan Plank nama tidak ada dipasang, serta pengerjaannya tidak sesuai aturan, yang mana Rabat Beton tersebut sebelumnya sudah ada, dan kini di timpa lagi agar terlihat tebal, dan jalan tersebut baru selesai beberapa bulan ini, tapi saat ini kondisinya sudah banyak yang hancur, diduga banyaknya pengurangan Semen dan pasir, yang memakan dana puluhan juta,” ucap Warga.

“Begitu juga dengan ketahanan pangan yakni penanaman Cabe yang dilokasikan di luar desa Berawang Gading, yang memakan dana lebih dari seratus juta,” ungkap salah satu warga Berawang Gading.

Ditambahkannya,” Jalan rabat Beton itu dibangun diluar desa Berawang Gading tanpa ada persetujuan dari seluruh warga, karena Kebun Reje (Kepala Desa *Red) Berawang Gading berada disitu, makanya mereka membangun disitu, begitu juga dengan Ketahanan pangan penanaman Cabe yang di tanam diluar desa kami, dan masalah belanja Pupuk, Bibit, dan Mulsa, tidak ada melibatkan Kaur pembangunan, diduga Reje Berawang Gading sudah bermain/Kongkalikong dengan pemilik lahan,” tuturnya dengan nada kesal.

Baca Juga  Banyak Dana Dinilai Tidak Jelas dan Diduga Dikorupsi, Reje Berawal Dewal Dilaporkan ke Inspektorat dan Polisi

Kepada pihak Inspektorat Aceh Tengah agar turun melakukan Audit ke Kampung Berawang Gading, begitu juga dengan APH/Polres Aceh Tengah agar memanggil dan memeriksa Reje Berawang Gading tersebut, yang mana diduga telah melakukan Korupsi dengan Dana Desa.

Yang mana dari keterangan warga yang berhasil didapatkan awak media, terdapat beberapa kejanggalan di Desa itu, baik masalah pengerjaan dan susunan aparatur Desanya, begitu juga dengan Ketua BUMK Berawang Gading yang di pegang dengan salah satu warga yang sudah lulus P3K, banyak warga mengeluh dan kesal dengan tingkah laku Reje semenjak  menjabat sebagai Reje didalam 1 tahun ini.

Sesuai dengan peraturan dari Pemerintah Pusat, bahwa Dana Desa diperuntukan untuk masyarakat dan pembangunan Desa Masing-masing di seluruh Indonesia.


Liputan: Redaksi (AA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *