Scroll untuk baca artikel atau klik (x)
ACEH TENGAHBeritaPENDIDIKANPolisi

Mahasiswa STIK-PTIK Angkatan 83 Salurkan Daging Meugang dan Masak untuk Warga Kala Segi Jelang Ramadhan

15
×

Mahasiswa STIK-PTIK Angkatan 83 Salurkan Daging Meugang dan Masak untuk Warga Kala Segi Jelang Ramadhan

Sebarkan artikel ini

0:00

Straight News:

ACEH TENGAH- siaga0724.com:

Menjelang bulan suci Ramadhan, mahasiswa Angkatan 83 dari STIK-PTIK Lemdiklat Polri melaksanakan kegiatan bakti sosial dengan menyalurkan daging Meugang kepada masyarakat terdampak bencana di Kampung (Desa *Red) Kala Segi, Kecamatan Bintang, Kabupaten Aceh Tengah, Senin (16/02/2026).

Dalam kegiatan tersebut, para mahasiswa tidak hanya menyalurkan daging meugang kepada warga, tetapi juga turut memasak bersama warga setempat. Hidangan yang diolah kemudian disajikan sebagai makan siang bagi masyarakat dan pengungsi yang masih berada di posko.

Mahasiswa Angkatan 83 berbaur langsung dengan warga mulai dari proses pengolahan bahan hingga santap bersama. Kebersamaan itu menjadi momen memperkuat solidaritas sekaligus wujud kepedulian sosial menjelang Ramadhan.

Selain itu, para mahasiswa juga menggelar kegiatan interaksi dan pendampingan bagi anak-anak di lokasi pengungsian melalui hiburan dan permainan ringan, aktivitas tersebut menjadi bagian dari trauma healing guna membantu memulihkan semangat dan keceriaan anak-anak pascabencana.

Baca Juga  Tangis Haru Kasmawati Pecah Saat Menerima RTLH Dari Dansatgas TMMD ke-126 Kodim 0106/Aceh Tengah.

Kapolres Aceh Tengah, AKBP. Muhamad Taufiq, S.I.K, M.H, menyampaikan bahwa kehadiran mahasiswa STIK-PTIK merupakan bentuk nyata pengabdian Polri kepada masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kehadiran Polri diwujudkan dengan menyalurkan daging meugang kepada warga terdampak bencana serta memasak langsung agar masyarakat dapat menikmati hidangan menjelang Ramadhan, sekaligus memberi semangat dan menghibur warga serta anak-anak pascabencana,” ujarnya.

Ditambahkannya,” Tradisi meugang sendiri merupakan kebiasaan turun-temurun masyarakat Aceh dengan memasak dan menyantap daging sapi atau kerbau satu hingga dua hari sebelum Ramadhan, Idul Fitri, dan Idul Adha, kegiatan sosial ini diharapkan dapat membantu meringankan beban warga terdampak sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat di wilayah bencana,” tutupnya.


Liputan:(Alamsyah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *