Straight News:
ACEH TENGAH- siaga0724.com:
Dalam menyambut hari raya idul Fitri 2026, Reje (Kepala Desa *Red) beserta warganya menyembelih sapi dari hasil ketahanan pangan yang dikelola warga selama ini, Kamis (19/03/2026).
Ratusan warga Kampung Bur Biah Kecamatan Bebesen Kabupaten Aceh Tengah dengan antusias untuk mengambil daging sapi yang disembelih (Dibagikan) oleh Reje setempat.
Dua ekor sapi yang disembelih merupakan sapi dari hasil ketahanan pangan yang kelola masyarakat setempat selama ini.
Yang mana sebelumnya pada tahun 2025, kegiatan pemotongan sapi dari hasil ketahanan pangan yang dikelola warga dari tahun 2023 dan 2024 kini dapat dirasakan oleh warga Bur Biah.
Alpin Dasly selaku Reje Bur Biah menuturkan,” Kegiatan potong sapi dari hasil ketahanan pangan yang dikelola warga dari tahun 2023 dan 2024, sudah dua x kita laksanakan, daging sapi kita bagikan kepada seluruh warga Bur Biah, sehingga daging ini dapat bermanfaat dan meringankan sedikit beban warga kami dalam menyambut hari raya Idul Fitri 2026 ini,” ucap Reje setempat.
“Selama saya menjabat sebagai Reje di Kampung Bur Biah ini, sudah dua kali kita laksanakan, semoga warga kami dapat merasakan manfaat dari hasil ketahanan pangan ini, dan kegiatan ini akan rutin kami lakukan setiap tahunnya,” ujar Alpin Dasly.
Dalam kegiatan pembagian daging sapi dari hasil ketahanan pangan yang kelola warga, turut dihadiri Pendamping Desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta seluruh aparatur Kampung, dan ratusan warga setempat.
Warga setempat mengucapkan rasa terima kasih kepada Reje, serta aparatur Kampung yang telah membagikan daging sapi kepada warga.
“Terima kasih kami ucapkan kepada Reje Bur Biah, dan seluruh aparatur Kampung, serta panitia, karena daging ini sangat bermanfaat dan membantu kami dalam menyambut hari raya Idul Fitri yang jatuh pada Sabtu lusa, semoga kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan setiap tahunnya,” tutur warga.
Acara pembagian daging sapi berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.
Semoga dengan kegiatan ini kita dapat mengetahui dari manfaat pengelolaan dari hasil ketahanan pangan, terutama dalam pengelolaan sapi, yang dapat dirasakan oleh masyarakat sendiri.
Liputan:(Alamsyah)












