Scroll untuk baca artikel atau klik (x)
ACEH TAMIANGPolisi

Masih Ada Saja SPBU Menjual BBM Dalam Jerigen

86
×

Masih Ada Saja SPBU Menjual BBM Dalam Jerigen

Sebarkan artikel ini

0:00

Straight News.

Aceh Tamiang – siaga0724. com: SPBU yang terletak di Jalan Medan — Banda Aceh, Kampung (Desa *Red) Kebun Tanah Terban, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, ditemukan masih menjual minyak jenis Pertalite dalam wadah jerigen. Transaksi tersebut jelas terlihat oleh para pengendara sepeda motor yang sedang antri di jalur antrian area pompa khusus pelayanan kendaraan roda dua di SPBU 14. 244. 434. Rabu (15/04/2026).

Siang itu sekitar pukul 14. 00 WIB, sinar matahari sangat panas. Puluhan orang dengan sepeda motor mendorong kendaraannya perlahan menuju pompa BBM jenis Pertalite, untuk memperoleh BBM untuk kendaraan mereka. Satu persatu secara tertib perlahan tetapi pasti menuju ke arah pengisian BBM jenis Pertalite. Panas dan lelah akibat sinar matahari tidak menghalangi keinginan mereka untuk mendapatkan bahan bakar untuk kendaraan mereka.

Saat mendekati giliran pengisian, tim media ini melihat petugas yang mengisi BBM jenis Pertalite ke dalam jerigen dengan kapasitas sekitar 35 liter yang diletakkan dekat dengan pompa tersebut, segera saat itu diambil gambar transaksi tersebut.

Baca Juga  Tingginya Curah Hujan, BPBD Aceh Tamiang Imbau Masyarakat Tetap Waspada

Itu Tak Perlu Dibahas, Banyak Hal Lain Yang Lebih Penting

Setelah membayar untuk BBM, tim media mempertanyakan kepada petugas mengapa menjual BBM dalam wadah jerigen. Petugas dengan nada tidak ramah menjelaskan hal itu karena ada kepentingan tertentu.

Setelah terjadi dialog yang sedikit panjang, seolah-olah petugas memperbolehkan dia menjual BBM dan mengisinya dalam wadah jerigen. Bahkan dia mengatakan hal yang dipertanyakan tim media tidak penting untuk dibahas.

“Itu tak perlu dibahas, banyak hal lain yang lebih penting yang perlu dilakukan,” jelas petugas yang menyebut namanya “Ipul” – diperkirakan bukan nama asli – karena di pakaiannya tidak ada name tag.

Tidak mau berdebat lebih lanjut, wartawanpun meninggalkan SPBU sambil mengambil gambar papan SPBU sebagai tempat kejadian perkara.

Diharapkan kepada APH untuk dapat menindaklanjuti penjualan BBM yang tidak sesuai dengan prosedur yang seharusnya diisi ke dalam tangki kendaraan.


Liputan: (Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *