Straight News:
ACEH TENGAH- siaga0724.com:
Lagi-Lagi orang tua murid di Kabupaten Aceh Tengah mengeluhkan tentang Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang di salurkan pemerintah melalui dapur-dapur Umum MBG dan dibagikan kepada anak sekolah di seluruh negara Republik Indonesia, Senin (23/02/2026).
Pada Senin 23 Februari 2026, awal masuk sekolah bagi murid SD 6 Bies kecamatan Bies Kabupaten Aceh Tengah karena di bulan ramadhan.
Makanan bergizi gratis (MBG) yang dibagikan kepada murid SD 6 Bies dinilai jauh dari kata pantas, bagaimana tidak, makanan yang bagikan berupa, Pir 1 buah dengan sudah layu/Kecut, Kurma 5 biji, Roti 2, dan Susu kemasan 110 ml 2 kotak kecil, dengan jumlah keseluruhan 4 macam, dan di bagikan pada sore hari, saat murid sudah semua pulang.
Yang menjadi perhatian, Makanan Bergizi Gratis tersebut dengan waktu 3 hari kedepan, dan akan dibagikan kembali pada Kamis 26 Februari 2026.
Makanan yang dibagikan dengan jumlah 4 jenis tersebut untuk digunakan murid SD 6 Bies selama 3 hari.
Salah satu orang tua murid bernama Nur Cahaya (40) warga Kecamatan Bies mengeluhkan dan merasa makanan tersebut tidak pantas, ” Bagaimana mungkin makanan seperti ini selama 3 hari, jika di beli di pasar, seluruhnya dengan harga Rp.15000″ ucap Nur dengan nada kesal.
“Bayangkan pak, Rp. 15.000 dikalikan 3, berarti satu hari itu cuma Rp. 5000, dan ini dalam bulan suci ramadhan, jika kita lihat di televisi dan medsos, presiden Prabowo menganjurkan dengan diberikannya makanan bergizi gratis secara layak, dan sesuai aturan dari pemerintah,” ujarnya dengan membuka bungkusan Anggur yang berisi 5 biji.
Awak media mencoba menanyakan ke salah satu murid, dan murid tersebut menuturkan,” Ini makanan MBG nya untuk 3 hari pak,” tutur murid kepada awak media.
Awak media kembali menghubungi salah satu guru pengajar di SD tersebut melalui pesan Watshap, dan guru tersebut yang tidak ingin disebutkan namanya membenarkan, bahwa makanan bergizi gratis akan di bagikan kembali pada Kamis 26 Februari 2026.
Hingga berita ini di turunkan, awak media masih mencoba menghubungi pengawas serta penanggung jawab dari MBG tersebut, dan belum adanya jawaban dari pengawas/pengelola dapur MBG serta penanggung jawab.
Liputan:(Alamsyah)












