Scroll untuk baca artikel atau klik (x)
ACEH TENGAHBeritaPolisiTNI

Polri dan TNI di Aceh Tengah Bantu Warga Bangun Jembatan Darurat Pascabencana

39
×

Polri dan TNI di Aceh Tengah Bantu Warga Bangun Jembatan Darurat Pascabencana

Sebarkan artikel ini

0:00

Straight News:

ACEH TENGAH-siaga0724.com:

Meski di hari libur, personel BKO Brimob Polda Aceh bersama personel Polsubsektor Rusip Antara dan TNI Kodim 0106/Aceh Tengah tetap menunjukkan kepedulian dengan bergotong royong membantu masyarakat membangun jembatan darurat pascabencana, diantaranya Kampung (Desa *Red) Pilar Jaya, Kecamatan Rusip Antara, Kabupaten Aceh Tengah, Minggu (11/01/2026).

Kegiatan gotong royong yang dimulai sejak pukul 09.00. WIB tersebut dilakukan sebagai respons atas rusaknya jembatan utama penghubung antara Dusun I dan Dusun II Kampung Pilar Jaya.

Jembatan permanen tersebut sebelumnya hanyut akibat banjir bandang yang disertai tanah longsor pada 26 Desember 2025 lalu.

Pembangunan jembatan darurat dipimpin langsung oleh Kapolsubsektor Rusip Antara, IPDA. Sunarto, bersama personel BKO Brimob Polda Aceh sebanyak 20 personel gabungan Polri dan Babinsa TNI Kodim 0106/Aceh Tengah dikerahkan untuk mempercepat proses pengerjaan agar akses vital masyarakat dapat segera digunakan kembali.

Baca Juga  Tingkatkan Kesiapsiagaan, Bhabinkamtibmas Polres Aceh Tengah Dilatih Jadi Penolong Utama Masyarakat

Dalam kegiatan tersebut, personel Polri juga bersinergi dengan Babinsa serta masyarakat setempat, mereka bahu-membahu melakukan pelangsiran balok-balok kayu yang digunakan sebagai rangka dan lantai jembatan darurat.

Jembatan darurat ini menjadi satu-satunya akses penting bagi warga Dusun II untuk menjalankan aktivitas sehari-hari, termasuk mobilitas ekonomi, pendidikan, serta pemenuhan kebutuhan dasar lainnya.

Kapolres Aceh Tengah, AKBP. Muhammad Taufiq, S.I.K, M.H, mengatakan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat merupakan wujud nyata pengabdian dan kepedulian, khususnya dalam membantu pemulihan pascabencana.

“Kami hadir untuk membantu masyarakat agar akses penghubung antar dusun dapat segera difungsikan kembali, ini merupakan bentuk sinergi Polri, TNI, dan masyarakat dalam menghadapi dampak bencana alam,” ujarnya.


Liputan:(Alamsyah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *