Scroll untuk baca artikel atau klik (x)
ACEH TAMIANGBeritaPemerintah

PPL Dampingi Kelompok Tani Barona Desa Seunebuk Dalam Upah, Perkuat Kelembagaan dan e_ERDKK . 

96
×

PPL Dampingi Kelompok Tani Barona Desa Seunebuk Dalam Upah, Perkuat Kelembagaan dan e_ERDKK . 

Sebarkan artikel ini

0:00

Straight News.

​ACEH TAMIANG- siaga0724.com:

Kelompok Tani (Poktan) Barona Kampung(desa*Red) Seunebuk Dalam Upah Kecamatan Bendahara Kabupaten Aceh Tamiang, menunjukkan komitmen kuat dalam modernisasi sektor pertanian dengan merampungkan pembaruan kelembagaan serta mengimplementasikan sistem e-RDKK (Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok Tani) secara elektronik. jum’at 21/11/2025.

​Kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk memastikan penyaluran pupuk bersubsidi lebih tepat sasaran, akurat, dan sesuai dengan kebutuhan riil petani di lapangan. Penguatan ini terlaksana berkat pendampingan intensif dari Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) wilayah setempat. Penguatan Kelembagaan dan Peran PPL

​Ketua Kelompok Tani Barona Adnan,menyatakan bahwa proses pembaruan administrasi kelompok dilakukan untuk meningkatkan efektivitas organisasi dan transparansi. “Kami berterima kasih kepada PPL yang selalu hadir membimbing. Dengan struktur kelompok yang kuat, kami lebih siap dalam menyambut program pertanian modern,” ujarnya.

Sriyunita.SP, menjelaskan bahwa peran utama PPL dalam kegiatan ini adalah sebagai fasilitator dan edukator.

Baca Juga  Tendangan Pertama Ketua KONI Langkat, Tanda Dibukanya KOTI CUP OPEN 2024 Desa Tanjung Ibus

​”PPL memastikan setiap anggota memahami pentingnya data yang valid untuk masuk ke dalam sistem e-RDKK, yang merupakan pintu utama untuk mendapatkan alokasi pupuk bersubsidi. Kami juga membantu verifikasi data NIK, lahan, dan komoditas agar sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” jelas Sriyunita.

​Transisi Digital Melalui e-RDKK

​Transisi ke sistem e-RDKK ini disambut baik oleh anggota Kelompok Tani Barona. Sistem ini memungkinkan petani untuk:

​Mencatat rencana kebutuhan pupuk mereka untuk satu musim tanam secara digital.

​Memastikan alokasi pupuk didasarkan pada data faktual dan tervalidasi.

​Mengurangi potensi penyalahgunaan pupuk bersubsidi.

​Diharapkan, dengan semakin mantapnya kelembagaan dan suksesnya implementasi e-RDKK ini, produktivitas pertanian di Desa Seunebuk Dalam Upah akan meningkat, sekaligus memberikan dampak positif pada kesejahteraan petani.


Kontributor Aceh Tamiang:AA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *