Scroll untuk baca artikel atau klik (x)
ACEH TAMIANGPemerintah

Wapres Apresiasi Layanan Kesehatan RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang Pacsabencana Tetap Berjalan

2
×

Wapres Apresiasi Layanan Kesehatan RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang Pacsabencana Tetap Berjalan

Sebarkan artikel ini

0:00

Straight News.

Aceh Tamiang – siaga0724.com: Berdasarkan informasi yang diterima oleh Redaksi media ini, pada jalur jaringan resmi Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang. https://prokopim.acehtamiangkab.go.id/ dalam laman tersebut dikabarkan RSUD Muda Sedia menjadi salah satu fasilitas kesehatan yang terdampak paling parah akibat banjir besar pada akhir 2025. Hampir seluruh area rumah sakit sempat terendam, menyebabkan sekitar 95 persen alat kesehatan serta sarana dan prasarana mengalami kerusakan berat atau hilang.

Meski menghadapi keterbatasan, melalui sinergi lintas sektor RSUD Muda Sedia mulai kembali beroperasi secara bertahap sejak 11 Desember 2025. Pada fase awal, pelayanan difokuskan pada Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan rawat inap yang terpusat di satu lokasi. Hingga akhir Januari 2026, sejumlah layanan utama telah kembali berjalan, meliputi IGD dengan 28 tempat tidur, rawat jalan, farmasi, ruang operasi, serta tiga ruang rawat inap dengan total 68 tempat tidur.

Dalam kurun waktu 11 Desember 2025 hingga 28 Januari 2026, rumah sakit ini telah melayani ribuan masyarakat terdampak, dengan rincian 2.227 pasien IGD, 5.873 pasien rawat jalan, 1.893 pasien rawat inap, serta 147 tindakan operasi. Pelayanan intensif seperti ICU, PICU, NICU, dan perinatologi juga tetap berjalan meskipun masih memanfaatkan fasilitas yang terbatas.

Baca Juga  PKS Aceh Tamiang Laksanakan Qurban, Sebagai Wujud Rasa Syukur di Hari Raya Idul Adha 1446 H

Hal ini disampaikan saat kunjungan Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka yang didampingi Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol. (P) Drs. Armia Pahmi, MH ke RSUD Muda Sedia, Jum’at, (30/1/26).
Pada peninjauan tersebut, Wapres mengapresiasi dedikasi tenaga kesehatan serta dukungan berbagai pihak yang memungkinkan pelayanan kesehatan tetap berlangsung di tengah kondisi darurat.

Dalam kesempatan tersebut, Wapres juga mencatat sejumlah kebutuhan mendesak RSUD Muda Sedia, seperti penambahan armada ambulans, penguatan sistem server rumah sakit, serta mesin cuci medis. Selain itu, ia mendorong percepatan perbaikan sistem sanitasi, Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), serta instalasi gas medis yang turut terdampak bencana.

Peninjauan ini menjadi wujud kehadiran negara dalam memastikan masyarakat Aceh Tamiang kembali memperoleh akses layanan kesehatan yang aman, layak, dan berkelanjutan, seiring dengan pemulihan infrastruktur dan pelayanan publik pascabencana yang dilakukan secara terpadu.

 

Liputan : (Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *