Scroll untuk baca artikel atau klik (x)
ACEH TAMIANGPemerintah

Wakil Bupati Aceh Tamiang Hadiri Bakti Sosial Kesehatan dan Trauma Healing BPH Migas di Huntara Simpang IV Opak

3
×

Wakil Bupati Aceh Tamiang Hadiri Bakti Sosial Kesehatan dan Trauma Healing BPH Migas di Huntara Simpang IV Opak

Sebarkan artikel ini

0:00

Straight News.

Aceh Tamiang – siaga0724.com: Berdasarkan informasi yang diterima oleh Redaksi media ini, pada jalur jaringan resmi Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang. https://prokopim.acehtamiangkab.go.id/ dalam laman tersebut dikabarkan Wakil Bupati Aceh Tamiang, Ismail, S.E.I., menghadiri kegiatan Bakti Sosial Kesehatan berupa pemeriksaan kesehatan dan trauma healing yang diselenggarakan oleh BPH Migas di Hunian Sementara (Huntara) Simpang IV Opak, Sabtu (14/02/2026).

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BPH Migas beserta jajaran atas terselenggaranya kegiatan bakti sosial tersebut.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada BPH Migas yang telah melaksanakan kegiatan bakti sosial kesehatan ini sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat kami,” ujar Wabup.

Ia menegaskan, kehadiran BPH Migas bersama Kementerian ESDM menunjukkan bahwa negara hadir di tengah masyarakat, khususnya bagi warga yang sedang menghadapi masa sulit.

“Kita semua tentu tidak menginginkan kondisi ini berlangsung lama. Namun kita harus tetap optimis dan yakin bahwa keadaan akan segera pulih. Mari bersama-sama berdoa agar Aceh Tamiang dapat bangkit dan kembali seperti sediakala,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala BPH Migas, Wahyudi Anas, melaporkan bahwa kegiatan tersebut menyasar masyarakat yang tinggal di huntara dengan jumlah sekitar 600 kamar, serta warga dari kampung-kampung sekitar Simpang IV Opak.

Baca Juga  Hanya Menanggung Biaya Pasien Gawat Daruat, DPRK Aceh Tamiang Menolak Kebijakan BPJS Kesehatan

Dalam kegiatan tersebut, tim medis memberikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis, pemberian vitamin untuk meningkatkan daya tahan tubuh, serta layanan trauma healing bagi warga terdampak.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan, keluhan yang paling banyak ditemukan di antaranya tekanan darah tinggi, radang tenggorokan dan alergi,” jelas Wahyudi.

Selain layanan kesehatan, BPH Migas juga memberikan bantuan berupa beras dan makanan ringan kepada warga lanjut usia yang berobat, serta suvenir bagi masyarakat yang mengikuti pemeriksaan.

Wahyudi menambahkan, kegiatan bakti sosial akan dilanjutkan pada Minggu, (15/02/2026) di Desa Seuneubok Cantek, Kecamatan Manyak Payed, dengan target 1.000 penerima manfaat. Selanjutnya, pada Senin (16/02/2026), kegiatan serupa akan digelar di Desa Tanjung Mancang dengan target 1.000 orang.

Kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah dan lembaga negara terhadap masyarakat terdampak yang saat ini masih tinggal di huntara. Turut hadir dalam kegiatan itu Dirjen Minerba Kementerian ESDM, Komite BPH Migas, Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Tamiang, unsur Forkopimda, camat, datok penghulu, serta relawan dan tim medis.

 

Liputan : (Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *