Scroll untuk baca artikel atau klik (x)
ACEH TENGAHBeritaPolisi

Polres Aceh Tengah Padukan Budaya, Olahraga dan Semangat Bhayangkara dalam Car Free Day Akbar

11
×

Polres Aceh Tengah Padukan Budaya, Olahraga dan Semangat Bhayangkara dalam Car Free Day Akbar

Sebarkan artikel ini

0:00

Stra6 News:

ACEH TENGAH- siaga0724.com:

Semangat kebersamaan, pelestarian budaya, dan gaya hidup sehat berpadu dalam kemeriahan kegiatan Car Free Day dan Jalan Santai Budaya bertajuk “Nafas Kota Hari Purbakala ke-113: Rupa Rasa Warisan” yang digelar Polres Aceh Tengah dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Minggu (14/06/2026).

Mengusung tema “Melangkah Bersama dengan Pesona Budaya untuk Takengon Bangkit”, kegiatan yang dipusatkan di Jalan Lebe Kader, depan Mapolres Aceh Tengah tersebut berhasil menyedot antusiasme ribuan masyarakat dari berbagai lapisan.

Mulai dari unsur Forkopimda, tokoh adat, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, mahasiswa, hingga masyarakat umum turut membaur dalam suasana penuh keakraban dan semangat persatuan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Aceh Tengah Drs. Haili Yoga, Kapolres Aceh Tengah AKBP. Muhamad Taufiq, S.I.K., M.H. beserta Ketua Bhayangkari Cabang Aceh Tengah Vifa Taufiq, Dandim 0106/Aceh Tengah Letkol.Czi Rudy Haryanto, Ketua DPRK Aceh Tengah Fitriana Mugie, unsur Forkopimda, para kepala OPD, pimpinan perguruan tinggi, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

Kegiatan diawali dengan penampilan Tari Guel, warisan budaya kebanggaan masyarakat Gayo yang memukau para peserta. Selanjutnya, Kapolres Aceh Tengah melepas ribuan peserta jalan santai yang menempuh rute mengelilingi sejumlah ruas utama Kota Takengon sebelum kembali finis di Mapolres Aceh Tengah.

Usai jalan santai, peserta mengikuti senam jantung sehat dengan penuh semangat. Tak hanya itu, Polres Aceh Tengah juga menghadirkan bakti kesehatan berupa pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat, sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap kesehatan dan kesejahteraan warga.

Dalam sambutannya, Bupati Aceh Tengah Drs. Haili Yoga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, momentum ini memiliki makna yang sangat penting karena memperingati Hari Purbakala ke-113 sekaligus menjadi bagian dari rangkaian Hari Bhayangkara ke-80.

Baca Juga  Himbauan Kapolsek dan Kepala Desa (Reje) : Stop Pembakaran Hutan dan Lahan.

“Budaya adalah identitas, jati diri, dan ruh yang menghidupi sebuah daerah. Warisan budaya, situs purbakala, tradisi, seni, dan kearifan lokal merupakan aset berharga yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi mendatang,” ujar Bupati.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan melalui pelaksanaan Car Free Day, membiasakan pola hidup sehat, serta menjaga kebersihan dan kelestarian alam demi masa depan yang berkelanjutan.

Pada kesempatan tersebut, Bupati turut menyampaikan apresiasi kepada Polri atas dedikasi dan pengabdiannya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Semoga di usia ke-80 tahun, Polri semakin profesional, modern, humanis, dan semakin dipercaya masyarakat dalam mengawal pembangunan serta menjaga persatuan bangsa,” ungkapnya.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan sertifikat, peninjauan stand pameran budaya oleh Bupati Aceh Tengah bersama Kapolres Aceh Tengah, penampilan seni budaya dari berbagai sanggar, hiburan rakyat, serta pembagian doorprize yang semakin menambah kemeriahan acara.

Kapolres Aceh Tengah AKBP. Muhamad Taufiq mengatakan, kegiatan ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga mendukung pelestarian budaya, mendorong pola hidup sehat, serta memperkuat sinergi dalam pembangunan daerah.

“Kami ingin Hari Bhayangkara ke-80 menjadi momentum mempererat kedekatan Polri dengan masyarakat. Melalui kegiatan yang menggabungkan unsur budaya, kesehatan, olahraga, dan kebersamaan ini, kami berharap dapat terus menumbuhkan semangat persatuan serta kecintaan terhadap daerah,” ujar Kapolres.

Kegiatan berakhir sekitar pukul 11.15.WIB dalam keadaan aman, tertib, dan lancar. Tingginya partisipasi masyarakat menjadi bukti kuatnya sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga persatuan, melestarikan budaya, serta mewujudkan Aceh Tengah yang maju dan harmonis.


Liputan:(Alamsyah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *