Scroll untuk baca artikel atau klik (x)
Blog

Bupati Aceh Tamiang Dampingi Mendagri Tinjau Korban Bencana, Dorong Percepatan Pemulihan Pascabencana

6
×

Bupati Aceh Tamiang Dampingi Mendagri Tinjau Korban Bencana, Dorong Percepatan Pemulihan Pascabencana

Sebarkan artikel ini

0:00

Aceh Tamiang – siaga0724.com:

Informasi yang diterima dari Prokopim Kabupaten Aceh Tamiang, menyebutkan, Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol. (P) Drs. Armia Pahmi, M.H., bersama Wabup Ismail, SE.I., mendampingi Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, dalam kunjungan kerja meninjau sekaligus menyerahkan bantuan kepada masyarakat terdampak bencana di sejumlah titik terdampak, di antaranya Kampung Lubuk Sidup, Kampung Tanjung Gelumpang dan Kampung Sekumur, Kecamatan Sekerak, Sabtu (4/4/26).

Dalam kesempatan itu, Bupati Armia menyampaikan apresiasi atas perhatian Menteri Dalam Negeri yang secara langsung meninjau kondisi masyarakat Aceh Tamiang. Ia menilai kehadiran pemerintah pusat menjadi motivasi dalam percepatan pemulihan daerah terdampak.

“Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian Bapak Menteri Dalam Negeri yang terus memantau dan mendukung proses pemulihan di Aceh Tamiang,” ujar Bupati.

Sementara itu, Mendagri Tito Karnavian menyampaikan bahwa penanganan bencana terus menunjukkan perkembangan positif, ditandai dengan menurunnya jumlah pengungsi secara signifikan dibandingkan awal kejadian.

Baca Juga  Selamat dan Sukses

“Seluruh unsur bergerak cepat sesuai arahan Presiden, dan pemerintah akan terus memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi,” kata Tito.

Ia menegaskan bahwa pemerintah akan memberikan perhatian khusus kepada wilayah dengan dampak terberat, khususnya di Kecamatan Sekerak, mengingat masih terdapat warga yang bertahan di tenda pengungsian.

“Pemerintah terus berupaya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, termasuk bantuan uang lauk pauk Rp15 ribu per orang per hari, bantuan perabotan Rp3 juta, serta bantuan ekonomi Rp5 juta per kepala keluarga,” lanjutnya.

Tito juga menambahkan bahwa pihaknya akan terus melakukan pemantauan langsung ke lapangan guna memastikan seluruh kendala dapat segera diatasi.

“Di Lubuk Sidup, hunian sementara telah selesai dibangun, namun masih ada kendala listrik dan air bersih. Sementara di Sekumur, pembangunan sempat terhambat longsor yang menutup akses jalan. Kami berharap pembangunan dapat segera dimulai kembali dalam waktu dekat,” jelasnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *